Diskon 50% untuk semua produk.

Amarah dan Keretakan

Rp130.000

 

Atas pertimbangan pasar, propaganda, dst. jaringan kuasa dominan memiliki kemungkinan—dan ini telah terbukti pada beberapa periode—untuk memberi pengaturan atas kualitas suatu karya seni. Kita bisa mengenal bahwa fasisme Jerman di bawah komando Adolf Hitler bahkan menekankan seni sebagai suatu representasi dari “kesempurnaan” ras Arya, dan karya-karya yang menampilkan karikatur manusia “buruk rupa” seperti garapan George Grosz tidak lebih daripada aib. Kriteria yang bersifat politis semacam ini tentu tidak serta merta objektif, dalam arti objektivitas ini bukan murni karena hendak menilai karya seni (apalagi kesenian; apalagi keindahan), melainkan sekadar legitimasi atas tingkat kebudayaan dan orientasi dari laku hidup kolektif suatu—yang diklaim sebagai—bangsa.

Bahasa

Indonesia

Format

PDF

Halaman

362

Penerbit

Langgam Pustaka

Penulis

Candrika Adhiyasa

Tahun Terbit

2024

Tasikmalaya, Jawa Barat

Link

Copyright © 2025 Buku Pocket. All Rights Reserved.

error: Produk ini dilindungi oleh Buku Pocket.